Kaca Film Mobil Terbaik Harga Murah

Kaca Film Mobil Terbaik Harga Murah – Sebagian orang mungkin sudah paham fungsi kaca  lm pada mobil. Selain untuk estetika, privasi dan keamanan, fungsi utama dari kaca  lm adalah untuk menolak panas. Tapi mungkin tidak semua orang mengerti apa yang menjadi penyebab panas menembus kabin dan bagaimana cara kerja kaca  lm dalam menolak panas. Oleh sebab itu, PT V-Kool Indah Lestari selaku Sole Distributor V-Kool di Indonesia memberikan pen jelasan umum mengenai kaca  lm di Jakarta (15/10) lalu. Secara umum, terdapat tiga jenis sinar yang dipancarkan matahari. Yaitu sinar ultra violet (UV), sinar tampak (visible light), dan sinar infra merah. Sinar UV tidak tampak mata, dan memiliki dampak buruk kepada tubuh seperti mata letih, katarak, dan kanker kulit.

Visible light adalah satu-satunya bagian dari spektrum cahaya yang tampak oleh mata telanjang. Sedangkan sinar infra merah adalah cahaya yang tidak terlihat, tapi kita dapat merasakannya dalam bentuk panas. Teknologi pembuatan kaca  lm kian berkembang, dari awalnya menggunakan teknik pencelupan, hingga yang tercanggih dengan metode pelapisan multi layer pada lapisan polyester. Kaca  lm V-Kool menggunakan metode pembuatan Multi-layer Sputtering Film dengan menggunakan mesin canggih bernama DC Magnetron. Dengan teknologi ini, kaca  lm VKool memiliki daya selektif gelombang sehingga dapat meneruskan cahaya tampak semaksimal mungkin dan menolak gelombang panas yang berasal dari matahari.

Lalu seperti apa kaca  lm yang baik? Intinya, sebuah kaca  lm harus mampu meneruskan cahaya tampak semaksimal mungkin tapi mampu menolak sinar UV dan sinar infra merah sebanyak mungkin. Untuk itu diperlukan kaca  lm yang memiliki VLT (Visible Light Transmission) tinggi, tapi dengan nilai IR dan UV Rejection yang tinggi. Karena mampu menolak panas dengan baik, maka tingkat penggunaan AC bisa dikurangi. Oleh sebab itu, penggunaan kaca  lm V-Kool juga mampu mengurangi konsumsi bbm sebuah mobil. “Jika menggunakan kaca  lm V-Kool, konsumen dapat menghemat penggunaan BBM hingga 3 persen dalam satu tahun,” jelas Nurlaela Sari,Marketing ExecutivePT V-Kool Indo Lestari.