Sukses Tidak Hanya Milik Orang Kota

Perintah mengajar yang diserukan oleh Menteri BUMN kepada seluruh jajaran Direksi BUMN bisa menjadi obat rindu sekaligus nostalgia atas kenangan masa lalu di sekolah. Itulah yang menjadikan Direksi Pelindo III dengan cepat merespons perintah Dahlan Iskan tersebut. Salah satu Direksi Pelindo III yang cukup antusias adalah Husein Latief yang saat ini menjabat sebagai Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha.

Husein menghabiskan masa-masa sekolahnya di tingkat menengah atas di SMA N 1 Probolinggo, sekolah yang sama dengan Komisaris Utama Pelindo III Imam Zaky.

Pria kelahiran Solo 55 tahun itu menyelesaikan pendidikan di sekolah tersebut sekitar tahun 1977. Bahkan saking semangatnya, dirinya sempat menghubungi beberapa alumni satu angkatan untuk turut serta dalam kegiatan itu. Bertepuk sebelah tangan, nampaknya itu menjadi suatu kalimat yang tepat untuk menggambarkan keinginan Husein Latief. Bagaimana tidak, dirinya sudah mempersiapkan diri untuk menjadi layaknya seorang gunu para tanggal 20 Mei kemarin, namun sekolah yang menjadi tujuan mengajar tidak memberikannya ijin. Beragam alasan diungkapkan per wak ilan SMA N 1 Probolinggo yang tidak memberikan ijin mengajar kepada Direksi Pelindo III yang juga merupakan alumni Institut Teknologi Bandung. Seolah tak kehabisan akal dan semangat, Husein pun mengalihkan kegiatan mengajar ke salah satu sekolah yang ada di pinggiran Probolinggo. Ya, SMA N 1 Tongas Probolinggo menjadi jujugan Husein Latief pasca penolakan dari SMA N 1 Probolinggo.

Sekolah yang berada jauh dari keramaian kota dan berada di tepi sawah itu dengan terbuka menerima kehadiran Husein bersama tim yang mendampinginya. Sedikitnya 480 peserta yang terdiri dari siswa dan guru di SMA N 1 Tongas antusias mendengarkan materi yang disampaikan Direktur Pelindo III yang sebelumnya berkarier di Pelindo II itu. Materi yang disampaikan masih seputar cerita sukses yang diharapkan dapat memberikan motivasi bagi siswa.

Husein tak sendirian, ditemani Komisaris Utama Pelindo III, keduanya asyik bercerita kepada seluruh peserta. Kesuksesan seseorang bukan dilihat darimana dia berasal, mau dia kota ataupun desa, asalkan mau berusaha Insya Allah akan diberikan jalan. Jadi kesuksesan itu bukan dominasi dan hanya untuk orang kota saja,” kata Husein yang disambut tepuk tangan para peserta kegiatan Gerakan Direksi Mengajar. Bukan hanya bercerita, Husein Latief dan Imam Zaky juga berbagi kecerian kepada para peserta yang sebagian adalah pada siswa. Kegiatan yang interaktif dengan iming-iming hadiah telepon genggam sontak mendapat perhatian yang luar biasa dari siswa. Mereka berebut untuk men j awab per tanyaan yang diajukan. Alhasil, sepuluh buah telepon genggam berpindah tangan dari Husein Latief kepada para siswa.

Tak berhenti sampai disitu, kali ini jatah sekolah yang mendapat hadiah dari Pelindo III. Uang sebesar Rp25 juta dan genset cummins 15 kva dari importir jual genset cummins murah di Banjarmasin diberikan secara simbolis oleh Husein Latief dan diterima oleh Kepala Sekolah SMA N 1 Tongas Djoko Suryanto. Bantuan ini sangat berguna bagi sekolah yang berada di pinggiran kota seperti sekolah kami ini. Bantuan uang ini nantinya akan kami gunakan untuk memperbaiki fasilitas sekolah yang dibutuhkan oleh para siswa, kata Djoko sesaat setelah menerima bantuan. Djoko Suryanto melanjutkan bahwa sekolah akan menggunakan dana itu dengan baik. Bahkan, dia juga meminta kepada Pelindo III untuk mengawasi penggunaan dana Rp25 juta tersebut.

Kegiatan Gerakan Direksi Mengajar yang dilakukan oleh Husein Latief tak berhenti sampai di SMA N 1 Tongas. Dia bersama rombongan melanjutkan roadshow ke sebuah pesantren yang ada di wilayah Probolinggo. Pondok Pesantren KH. M. Abdul Aziz menjadi tujuan Husein Latief selanjutnya. Di tempat itu tidak ada kegiatan layaknya belajar mengajar, hanya ada penyaluran bantuan dana untuk pesantren tersebut. Dana bantuan senilai Rp25 juta diserahkan langsung oleh Husein Latief yang didampingi Imam Zaky kepada pengasuh Pondok Pesantren KH. M. Abdul Aziz. Semoga dana yang sedikit ini bisa memberikan manfaat yang lebih bagi pesantern ini, kata Husein.